Entri Populer

Kamis, 10 Maret 2011

say good bye nyeri punggung ..

Ketahui cara mudah untuk mencegah nyeri punggung.

Nyeri punggung adalah gangguan yang paling sering terjadi pada pekerja yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Untuk meredakannya, Anda bisa dengan mudah mengonsumsi obat pereda rasa sakit atau melakukan pemijatan.

Tetapi sebetulnya ada cara paling mudah untuk mengatasi nyeri punggung. Yaitu dengan beranjak dari kursi favorit sesering mungkin. Berdirilah dan lakukan peregangan minimal selama lima menit. Meskipun cara ini sangat mudah tetapi banyak orang yang menyepelekannya. 

Dr. Michael Schafer, ahli tulang asal Amerika Serikat, mengungkapkan kalau duduk berlama-lama akan mengorbankan tulang belakang Anda. Hal ini terutama jadi masalah bagi orang-orang yang duduk di depan komputer sepanjang hari.

Bahkan jika pekerjaan Anda dinamis dan tak harus duduk lama pada siang hari, lalu menghabiskan berjam-jam duduk di depan televisi atau membungkuk sambil bekerja didepan laptop saat malam hari, juga bisa merusak tulang tulang punggung. 

"Jika orang bangun dan bergerak setiap sekitar interval 30 hingga 40 menit, mereka sebenarnya melakukan banyak hal demi kesehatannya. Duduk berlama-lama, membuat tekanan lebih besar pada pinggul dibandingkan dengan saat berdiri atau berjalan," kata Schafer seperti dikutip dari Shine.

Survei National Health Interview 2009 yang dilakukan oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention) Amerika Serikat, menunjukan kalau nyeri punggung adalah nyeri yang paling sering terjadi pada orang dewasa. Hasil survei juga mengungkap kalau jumlah wanita yang mengeluhkan nyeri punggung sedikit lebih banyak daripada pria.

Ramuan Alami Pereda Sakit Kepala

Stres dapat membuat otot-otot di kepala dan leher kontraksi dan menimbulkan nyeri.

Sakit kepala bisa muncul akibat hal-hal sepele seperti menunggu terlalu lama, terlibat debat sengit, menghadapi atasan yang menjengkelkan, terjebak macet, bahkan makanan enak seperti es krim. Rasa nyeri itu timbul sebagai respons tubuh atas stres fisik atau emosional yang terjadi.

Stres dapat membuat otot-otot di kepala dan leher mengalami kontraksi sehingga menciptakan ketegangan di kepala. Kondisi ini juga bisa memengaruhi pembuluh darah dan berkembang menghasilkan sakit kepala vaskular atau migrain.

Meski membuat seseorang tak nyaman, rasa nyeri yang timbul akibat hal-hal sepele semacam itu umumnya bersifat sementara. Bahkan, cukup mudah meredakannya dengan ramuan alami dari rempah-rempah di dapur. Berikut sejumlah ramuan sederhana yang bisa membantu meredakan sakit kepala, seperti dikutip dari Shine:


1. Teh Jahe Jahe dapat bekerja menghambat sintesis prostaglandin, melawan migrain. Jahe juga membantu mengatasi rasa mual yang sering menyertai migrain. Memasukkan tiga irisan jahe ke dalam sajian teh hangat bisa membantu meredakan sakit kepala atau migrain.


2. Minyak rosemary Oleskan satu atau dua tetes minyak esensial rosemary pada dahi. Lalu, gosok dengan lembut ke beberapa bagian tubuh lain seperti perut, kepala leher dan punggung. Selanjutnya, duduk tenang selama beberapa menit tanpa aktivitas. Dalam sebuah penelitian 2010, minyak rosemary diklaim mengandung carvacrol, suatu zat yang bertindak sebagai inhibitor COX-II, seperti obat antiinflamasi.


3. Teh chamomile Istirahat sejenak saat jadwal sedang padat bisa meringankan beberapa ketegangan yang menyebabkan sakit kepala. Senyawa dalam sajian teh ini membantu meringankan rasa sakit dan membuat Anda lebih rileks .

Masukkan satu kantong teh chamomile ke dalam cangkir air panas. Tutup rapat cangkir selama 10 menit. Menambahkan pemanis seperti madu akan lebih nikmat. Luangkan waktu sejenak untuk minum teh sambil duduk di tempat yang tenang demi memulihkan semangat.


4. Peppermint dan minyak lavender Sejumlah terapis percaya bahwa merendam kaki bisa menjadi obat meredakan sakit kepala. Air panas menarik aliran darah ke kaki. Ini akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah di kepala. Dengan menambahkan beberapa tetes peppermint atau minyak esensial lavender, aromanya bisa juga membantu mengurangi sakitnya.

Jika intensitas sakit kepala meninggal, Anda juga mengonsumsi sejumlah suplemen mengandung magnesium atau vitamin B2. Berdasar sebuah penelitian, mereka yang sering mengalami masalah sakit kepala umumnya memiliki kadar magnesium rendah dalam otak. Sementara konsumsi vitamin B2 setiap hari selama tiga bulan mampu menurunkan migrain hingga 50 persen.

Lima Minuman Pembasmi 'Racun' Tubuh

Selain sayur dan buah, konsumsi minuman berikut juga baik untuk detoksifikasi tubuh.

Mengonsumsi sayuran segar dan jus buah adalah cara alami detoksifikasi tubuh Anda. Membiasakan minum air putih setiap pagi juga bermanfaat positif membuang racun tubuh.

Berikut adalah lima tonik kesehatan yang bermanfaatkan mendetoksifikasi tubuh, seperti dikutip dari Idiva:


Air putih Dr Poonam Rathod, pakar kesehatan, mengatakan, konsumsi air putih secara teratur sesuai kebutuhan tubuh mampu membersihkan sistem pencernaan, serta menghilangkan racun dan sisa-sisa makanan yang menempel di usus. Ini membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan.


Air kelapa segar Cairan ini bisa mendetoksifikasi tubuh secara alami. Selain membersihkan saluran pencernaan. Minum air kelapa akan meningkatkan kekebalan tubuh dan bermanfaat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.



Jus Labu Jus labu adalah obat alami yang sangat baik bagi mereka yang menderita masalah pencernaan dan keasaman. "Ini karena sifat basa-nya. Serat dalam sebotol jus labu juga menyembuhkan masalah pencernaan," kata Dr Rathod.



Teh hijau Teh hijau adalah antioksidan alami. Ini mengandung polifenol yang membantu meregulasi glukosa dalam darah. "Polyphenol menghambat pergerakan glukosa ke dalam sel-sel lemak, sehingga mencegah mereka memasuki aliran darah," kata Dr Rathod.


Jus jeruk Adalah sumber vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. "Jeruk kaya flavonoid, antioksidan, yang melindungi sistem kekebalan tubuh manusia dengan bertindak melawan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit," kata Dr Rathod.

Sebagai tips, minuman detoksifikasi ini akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum sarapan. “Dengan cara seperti ini proses detoksifikasi akan berjalan dengan baik dan Anda bisa merasakan manfaat kesehatannya.,” kata Dr Rathod.

Tanpa Diberi Antiseptik, Luka Bisa Disembuhkan dengan Air dan Sabun

Bila anak terjatuh saat bermain sepeda, biasanya orangtua langsung mencari antiseptik atau mengoleskan krim antibiotik pada luka. Tapi penelitian terbaru menemukan bahwa air dan sabun adalah obat terbaik untuk menyembuhkan luka gores atau luka ringan.

Caranya pertama kali luka dibersihkan dengan air mengalir, kemudian dicuci dengan sabun, lalu dibilas lagi dengan air dan selanjutnya dikeringkan dengan handuk bersih yang menyerap air.

Penelitian yang dilakukan pada anak yang dirawat karena infeksi kulit di Johns Hopkins Children's Center di Baltimore, Maryland, menemukan bahwa air dan sabun lebih efektif menyembuhkan luka gores ketimbang krim antibiotik.

Para ilmuwan mengklaim bahwa membersihkan luka anak dengan hati-hati di bawah air keran yang mengalir lebih cepat membantu proses penyembuhan.

Penelitian ini awalnya dilakukan untuk tujuan membandingkan dua antibiotik biasa yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, untuk mengetahui mana yang lebih efektif.

Namun setelah membersihkan luka dari 191 pasien di rumah sakit anak, peneliti justru menemukan cara pilihan obat baru yang lebih efektif, yaitu air dan sabun.

Dalam waktu seminggu, 95 persen dari partisipan telah pulih sepenuhnya, terlepas dari antibiotik yang diterima.

Para peneliti menyimpulkan bahwa rahasia sukses penyembuhan luka adalah pembersihan dan perawatan yang tepat, bukan antibiotik.

"Kabar baiknya adalah kami tidak memberikan antibiotik, tapi hampir semua infeksi kulit sembuh sepenuhnya dalam waktu seminggu. Kabar baik lagi ternyata penyembuhan luka berteknologi rendah, seperti pembersihan, pengeringan dan menjaga area yang terinfeksi tetap bersih, membuat penyembuhan lebih cepat," jelas penulis utama penelitian, Dr Harun Chen, seperti dilansir Dailymail, Jumat (25/2/2011).

Dr Chen menambahkan bahwa menjaga luka selalu bersih menjadi dasar pengobatan infeksi kulit, tetapi lebih banyak dokter sudah mulai meresepkan antibiotik dalam beberapa tahun terakhir, meskipun biaya dan risiko efek samping berkembang seperti resistensi obat.

"Banyak dokter berasumsi bahwa antibiotik selalu diperlukan untuk infeksi bakteri, tetapi ada bukti yang menunjukkan hal ini tidak mungkin terjadi," jelas Paediatrician Dr George Siberry.

Dalam penelitian ini diteliti 191 anak berusia 6 bulan sampai 18 tahun yang dirawat karena infeksi kulit di Johns Hopkins Children's Center di Baltimore, Maryland, antara tahun 2006 dan 2009.

Dari jumlah tersebut, 133 anak terinfeksi bakteri MRSA, yaitu strain virulen yang tidak merespon terhadap kebanyakan antibiotik. Sisanya mengalami infeksi kulit yang sederhana dengan strain non-resisten terhadap bakteri.

Redakan Lelah dengan Minum Teh

Mengonsumsi teh juga bermanfaat menurunkan resiko penyakit jantung, kanker dan parkinson.

Meluangkan waktu untuk minum secangkir teh sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otak. Tak hanya itu, santai sejenak sambil menyeruput secangkir teh juga bisa mengusir lelah.

Sebelumnya, sebuah studi baru pernah mengungkap bahwa secangkir teh bisa membantu Anda memecahkan teka-teki silang lebih cepat.

Seperti dikutip dari Daily Mail, bahan alami yang ditemukan dalam secangkir teh dapat meningkatkan kekuatan otak dan meningkatkan kewaspadaan. Dan kemudian dilakukan studi untuk mengetahui manfaat teh lebih jauh.

Dari hasil studi ini para peneliti melihat pengaruh bahan kimia kunci yang ditemukan pada teh yang mempengaruhi kinerja mental dari 44 relawan muda.

Efek dari bahan ini, asam amino yang disebut L-theanine yang juga ditemukan dalam teh hijau dan kafein yang biasa ditemukan juga dalam secangkir teh, masing-masing dibandingkan.

Secara signifikan bahan aktif dalam teh meningkatkan akurasi sejumlah tugas para relawan yang minum teh setelah menit 20 dan 70, dibandingkan dengan plasebo. Tak hanya itu, dari penelitian ini kewaspadaan peminum teh juga tinggi.

Teh juga ditemukan bisa mengurangi rasa lelah di antara para sukarelawan terutama pada mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Hal ini diungkapkan para peneliti Belanda yang melaporkan temuan mereka dalam jurnal Gizi Neuroscience.

"Hasil penelitian menunjukkan kombinasi dari teh juga membantu untuk memfokuskan perhatian pada tugas kognitif, "kata mereka.

Percobaan sebelumnya telah menunjukkan bahwa menambahkan susu dalam secangkir teh tidak mempengaruhi penyerapan flavonoid atau antioksidan dan juga tidak mengganggu atau pun berefek negatif untuk kesehatan.

Mengonsumsi teh juga bermanfaat menurunkan resiko penyakit jantung, kanker dan parkinson. Penelitian lain menunjukkan minum teh secara teratur selama sepuluh tahun atau lebih dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang.

Jangan Racuni Anak dengan Garam

Saat ini hampir sebagian besar cemilan atau makanan yang dikonsumsi oleh anak mengandung kadar garam yang tinggi. Karena itu orangtua harus cermat melihat tabel nutrisi makanan agar tidak meracuni anak dengan konsumsi garam berlebih.

Beberapa makanan yang biasa dikonsumsi oleh anak-anak seperti mi instan, fast food atau jajanan cemilan lainnya diketahui mengandung kadar garam yang tinggi. Namun sayangnya masih belum banyak orangtua yang menyadari bahaya dari konsumsi garam berlebih.

"Umumnya anak-anak akan makan dengan lahap dan orangtua menjadi senang, padahal kondisi ini sama saja dengan meracuni anak sendiri karena garam itu berbahaya," ujar Prof Dr Rully M A Roesli, SpPD-KGH dalam acara The 5th Scientific Meeting of Hypertension 2011 di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Senin (28/2/2011).

Prof Rully menuturkan orangtua harus memperhitungkan asupan garam yang diterima oleh si anak. Hal ini agar anak tidak dibiasakan mengonsumsi makanan yang enak-enak dengan kandungan garam yang tinggi.

"Untuk itu orangtua harus memperhatikan tabel nutrisi yang ada di kemasan makanan anak-anak, biasanya garam ini ditulis dalam bentuk natrium," ujar Prof Rully yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Hipertensi Indonesia (PERHI).

Prof Rully mengungkapkan garam memang diperlukan oleh tubuh tapi ada batas-batas tertentu dalam penggunaannya. Saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi garam sebesar 3,5-5 gram per harinya atau setara dengan satu sendok teh.

Jika anak-anak dari kecil sudah dibiasakan mengonsumsi garam berlebih, maka kondisi ini bisa membentuk selera makan anak yang terbiasa dengan makanan enak dan dapat meningkatkan risiko terkena hipertensi saat dewasa nanti. Padahal diketahui hipertensi merupakan suatu kondisi medis yang serius dan bisa menyebabkan berbagai komplikasi.

Hipertensi merupakan salah satu pencetus terjadinya penyakit jantung, ginjal dan stroke. Kondisi ini tidak menimbulkan gejala sampai akhirnya seseorang menderita salah satu komplikasi. Karenanya penting untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, melakukan aktivitas fisik serta memperhatikan jumlah garam yang dikonsumsi.

5 Trik Bekerja Lebih Efisien

Banyak faktor agar dapat meraih kesuksesan karir, salah satunya adalah efisiensi. Efisiensi bekerja sangat dibutuhkan  di lingkungan kerja yang penuh dengan tantangan.

Seperti, dikutip Ayushveda lima tips karir berikut ini akan membuat Anda bekerja lebih efisien.

Merencanakan
Mimiliki list lengkap tentang pekerjaan apa saja yang  dikerjaan akan memudahkan Anda untuk menyelesaikan satu per satu pekerjaan.

Rileks
Jika Anda rileks maka pikiran bisa lebih jernih dan dapat meningkatkan darah ke otak untuk bisa lebih berkonsentrasi. Bersantai pada pekerjaan juga akan meningkatkan kepuasan kerja Anda.

Membangun rutinitas
Rutinitas akan mengasah ketrampilan dan skill Anda. Dengan keterbiasaan dengan gaya bekerja yang Anda miliki, akan menjadi kekuatan Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sehingga meningkatkan efisiensi.

Ambil waktu istirahat
Untuk menjadi produktif Anda tak melulu harus duduk di depan komputer. Hal ini malah menurunkan produktivitas karena Anda akan merasa bosan dan penat. Sangat disarankan untuk menghirup udara segar atau membaca komik atau buku sejenak.
Cara ini merupakan teknik manejemen stres yang patut ditiru.

Matikan bunyi email Anda
Email kantor tidak akan pernah ada habisnya. Jika Anda mengetahui selalu ada email, maka Anda akan selalu mengecek inbox Anda. Hal inilah yang membuat fokus terganggu. Maka dari itu, matikan bunyi email Anda dan cek lah saat beberapa jam sekali.